Wendy Hidayat WeBlog’s

November 19, 2008

Terima Kasih, Istriku

Filed under: Cinta dan Kasih Sayang — Wendy @ 9:14 am

Ketika ku pulang dari kerja, engkau selalu menyambutku dengan senyuman

Ketika ku merasa lelah, engkau selalu menjadi semangat untukku

Dan ketika ku merasa jatuh, engkaupun yang menjadi sumber penopang buat ku untuk kembali berdiri

Terima kasih kupersembahkan buat istriku tercinta.

Karena tiada kata yang pantas untuk kuucapkan buatmu,

Selain ”Terimakasih atas segala apa yang telah kau lakukan dan berikan buatku :)

13 Comments »

  1. Makanya, cintai istrimu sepenuh hati.
    Jangan megecewakannya..
    Sering pulang…
    Hahahaha……..

    Comment by okky — November 19, 2008 @ 9:18 am | Reply

  2. memang mas…malahan istri adalah salah satu inspirasi tul gak mas :)

    Comment by mozamal — November 19, 2008 @ 11:21 am | Reply

  3. Jangan bandel Mas Wendy di Jakarta …

    Comment by Rayyan Sugangga — November 19, 2008 @ 2:48 pm | Reply

  4. @ Mas Motih : Betul Mas, jangan pernah sekali-sekali kita mencoba mengecewakannya, apa yang sudah Ia lakukan buat kita ga akan pernah bisa terbalaskan oleh apapun :)

    @ Mas Rayyan : Ditunggu undangannya mas….:D

    Comment by rodcysky — November 20, 2008 @ 4:14 am | Reply

  5. waa romantisnya…..bisa ya??? tapi ko istrinya dibawa ke lapangan futsal ya? kalo Mas Wendy emang romantis buktikan dengan sekali-kali ngajak candle light dinner……kira-kira yang cocok dimana ya? yang jelas jangan di tukang nasi goreng yaa

    Comment by intan — November 20, 2008 @ 9:32 am | Reply

  6. Salam …..

    Terima kasih ke saya mana mas ..?

    ISTRI >> INGIN SELALU TERUS ROMANTIS IEU

    Comment by doelsoehono — November 20, 2008 @ 9:40 am | Reply

  7. @ Pak Doel Piero : Terima kasih ya Pak Doel :D

    Comment by rodcysky — November 21, 2008 @ 8:25 am | Reply

  8. waduh salut dech..mudah2an bahagia terus sampai kakek-nenek ya….:) salam buat sang istri..hehehe

    Comment by Risa — November 21, 2008 @ 10:29 am | Reply

  9. Wah betul mas. Istri memang harus disayangi. Ngapain dinikahi kalo bukan untuk disayangi ? Hueheuhehe…Ucapan terima kasih adalah bentuk rasa sayang kita terhadap istri. Salut mas. Tulisan ini juga mengingatkan saya, yang kadang masih suka lupa mengucapkan terima kasih sama istri.(Istri asli mas, bukan istri orang… :) )

    Sekalian deh, saya juga mengucapkan terima kasih buat Mas Wendy atas kontribusi positif di lini depan SV, yang mampu menjadi goal-getter dan menjadi seorang predator ulung bak Inzaghi (or Drogba?? )di kotak penalti lawan…

    Keep scoring mas..

    Comment by SV's Assistant Manager — November 24, 2008 @ 5:12 am | Reply

  10. @ Risa : Amin, :)

    Comment by rodcysky — November 24, 2008 @ 7:40 am | Reply

  11. Menghargai istri terkadang cukup dengan perhatian dan ucapan terima kasih lho mas… ga perlu hadiah barang atau materi..
    Dan keromantisan tidak selamanya harus berupa kata-kata manis atau candle light dinner… karena pengertian romantis bisa berbeda-beda untuk tiap orang…

    kesimpulannya… seneng kan punya istri..? hehehehehe………..

    Comment by Vika — December 5, 2008 @ 6:35 am | Reply

  12. @ Mbak Vika : Betul sekali mbak, perhatian dan ucapan terimakasih sesuatu yang terkadang sering di anggap sepele padahal sangat berarti sekali buat pasangan suami-istri :D .

    :D Alhamdullilah senang banget Mbak, bisa berbagi dikala suka maupun duka, sedih maupun senang, kayak Mas Didiet dan Mbak Vika :D

    Comment by rodcysky — December 11, 2008 @ 4:13 am | Reply

  13. @ Vika & Wendy
    Iya seneng punya istri, tapi mana istriku ha ha

    Comment by Rayyan Sugangga — December 14, 2008 @ 12:24 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Blog at WordPress.com.