Wendy Hidayat WeBlog’s

September 5, 2007

Bakrie Telecom Siapkan US$ 20 Juta Untuk Infrastruktur

Filed under: Jajanan — Wendy @ 2:13 am

Jakarta - PT Bakrie Telecom Tbk akan mengalokasikan dana sekitar US$ 20 juta dari belanja modal (capex) 2008 untuk pembangunan jaringan infrastruktur.

Direktur Layanan Korporasi PT Bakrie Telecom Rakhmat Junaidi menjelaskan, alokasi dana tersebut akan disiapkan demi membangun jaringan sambungan tetap internasional terkait tender SLI yang tengah diikutinya saat ini.

Dalam tender SLI, peserta tender diminta untuk menyanggupi pembangunan dua sentral gerbang internasional (SGI) di barat dan timur Indonesia. Dua SGI tersebut nantinya harus dihubungkan hingga ke titik utama jaringan tulang punggung internasional, semisal Amerika Serikat atau Inggris.

“Kami akan membangun sendiri seluruh persyaratan penyediaan infrastruktur itu. Namun, karena anggarannya baru dialokasikan dari capex 2008, maka paling cepat pembangunan baru bisa direalisasikan awal tahun depan. Apalagi, pengumuman pemenang tender SLI baru diumumkan pertengahan September ini,

Selama ini, layanan SLI yang telah dijual Bakrie ke pasaran disalurkan melalui percakapan berbasis internet dengan teknologi VOIP melalui lisensi ITKP.

Rakhmat berpendapat, dengan lisensi SLI yang tengah ditenderkan saat ini akan membuat Bakrie mampu menghantarkan sambungan internasional dengan kualitas clear channel. Hal itu, katanya, tentu saja meningkatkan pendapatan dan kredibilitas perusahaan.

Oleh sebab itu, Bakrie juga berniat melakukan kerjasama dengan beberapa operator di luar negeri untuk penyediaan jaringan clear channel tersebut. Kata Rakhmat, pembicaraan yang telah dilakukan, antara lain dengan operator di Singapura, Australia, dan Amerika. “Proses pendekatan dan pembahasan awal sudah dimulai sebelum penyerahan dokumen seleksi tender pekan lalu.”

Liburan, Sebagian Anak Lebih Memilih ‘Wisata’ Online

Filed under: Jajanan — Wendy @ 2:06 am

Cina – Menikmati liburan, anak sekolah biasanya selalu ingin menghabiskan waktu untuk berpergian ke tempat-tempat wisata menarik. Namun, kebiasaan tersebut sepertinya kini mulai berubah. Pasalnya, sebagian anak sekolah ternyata lebih memilih ‘wisata’ online.
Liburan seperti ini merupakan pergeseran yang terjadi akibat perkembangan teknologi informasi, khususnya Internet. Anak-anak lebih memilih menghabiskan waktu liburan untuk tinggal di rumah dan bermain di dunia maya.
Hal ini telah terbukti dalam sebuah polling yang dilakukan di Cina, yang merupakan negara dengan jumlah pengguna Internet terbesar kedua di dunia. Dalam polling tersebut, sebagian besar anak-anak sekolah lebih memilih tinggal di rumah untuk menjelajahi Internet atau sekadar bermain game ketimbang beraktivitas di luar bersama teman-temannya selama liburan sekolah tiba.
Dalam Polling yang diikuti 103 sampel anak-anak yang berumur 4 hingga 14 tahun ini, terungkap bahwa hanya 4 persen dari mereka yang memilih aktivitas di luar rumah dan 9 persen yang ingin ikut serta dalam kemah pendidikan musim panas.
Cina memang bermasalah dengan tingginya jumlah remaja pecandu Internet.

0 juta pengguna Internet di Cina berumur di bawah 18 tahun, dan sekitar 13 persennya tergolong ke dalam pecandu Internet.
Untuk menyiasati hal itu, pemerintah Cina gencar mencari cara demi menurunkan tingkat kecanduan. Bulan lalu saja di Shanghai, pemerintah setempat telah membuat eksperimen kemah musim panas bagi 40 remaja yang ditujukan khusus untuk melepaskan diri dari kecanduan Internet.

Blog at WordPress.com.