Start here

Jati Diri Negeri yang Terpatenkan oleh Tetangga Sebelah

Belum satu bulan Batik dan Angklung di patenkan oleh Indonesia, eh tiba-tiba dapat berita kalau malaysia juga ngga mau ketinggalan ikut mematenkan budaya dan keseniannya, yang bikin geram saya adalah diantara budaya dan kesenian yang mereka patenkan ada beberapa jenis makanan tradisional milik indonesia yang mereka klaim dan patenkan, apa saja jenis makanan tradisional kita yang sudah dipatenkan oleh malaysia itu: Nasi Tumpeng, Ketupat, Lemang, Dodol, Air Kelapa, nasi Goreng, Pisang Goreng, Wajik, Tapai, Lempuk Durian, Otak-otak, Rendang, tempoyak dll.

Di bidang kesenian, Mereka juga mematenkan gamelan, wayang kulit, gendang, tari Zapin, dan masih banyak lagi. Info pematenan bisa dibaca di situs warisan.gov.my dan beritanya dapat dibaca di media cetak Republika.

Semakin banyak saja produk budaya Indonesia yang diklaim oleh Malaysia. Sedangkan pemerintah kita masih sibuk berpolitik dan memikirkan diri sendiri tidak sigap dengan kondisi yang ada, terkesan lamban dalam menginventalisir budaya yang ada di negara sendiri dan baru bereaksi setelah ada isu klaim dari negara sebelah itu, mau jadi apa negeri kita ini??

Cara Mencegah Aksi Sniffing

Aksi Sniffing merupakan suatu tindakan yang sulit untuk dicegah, belum ada solusi yang paling tepat yang bisa digunakan untuk serangan semacam ini. Namun tentunya kita bisa meminimalkan, atau minimanl membuat si hacker yang suka mengintip informasi orang lain ini menjadi sedikit kesulitan melakukan aksinya.

Salah satu caranya adalah dengan mengganti semua HUB yang kita gunakan menjadi Switch, tentunya ini buka suatu pekerjaan yang mudah, namun dengan begitu minimal kita sudah sedikit menyusahkan si hacker untuk melakukan aksi sniffing dengan cepat dan mudah.

Selain itu, kita juga bisa menggunakan protokol-protokol yang memiliki standard aman, misalnya penggunaan protokol-protokol yang sudah dilengkapi dengan enkripsi data untuk mengamankan data atau informasi yang kita miliki, dengan demikian minimal jika data/informasi kita sudah terenkripsi, data/informasi tersebut akan menjadi percuma oleh si tukang intip (hacker) karena informasinya tidak dapat dibaca, kecuali jika si hacker menggunakan strategi lain untuk membuka data/informasi tersebut. hiiiihi..niat sekali ya.

Berikut beberapa contoh protokol yang aman yang bisa kita gunakan untuk melindungi informasi yang kita miliki : IPSec, SMB Signing, HTTPS, dan lain sebagainya.

Terkadang berbicara jauh lebih mudah dibandingkan dengan melakukannya. POP3 dan SMTP adalah salah satu protokol yang tidak aman karena mentransfer informasi dalam bentuk text yang dengan mudah bisa diintip oleh hacker, namun protokol ini biasanya digunakan oleh hampir semua orang dalam melakukan pengecekan email, dengan alasan bahwa protokol ini sangat sederhana, cepat dan bisa bekerja dengan baik.

Saya pernah mencoba menggunakan protokol yang lebih aman ketika menggunakan komputer saya ditempat publik seperti di warnet, saya menggantikan enkripsi POP3 dan SMTP (kebetulan ISP saya mendukung setting semacam ini). Namun terkadang kenyataannya setting aman seperti ini malah membuat saya menjadi tidak bisa mengecek email selama beberapa waktu. Hal ini disebabkan tidak lain karena permasalahan di server ISP, yang entah diakibatkan oleh apa. Akhirnya saya mencoba menghilangkan lagi enkripsi ini dengan setting default supaya bisa kembali membuka dan mengecek email saya, hasilnya memang benar email saya kembali dapt bibuka dan dicek.

Memang pilihan yang sulit terkadang tidak selamanya membuat kita nyaman atau terbebani, jika kita dihadapkan pada pilihan “gunakan dengan resiko sendiri atau tidak usah sama sekali menggunakannya”. Ada risiko yang harus kita tanggung,..heheeee

Satu lagi sekedar info buat teman-teman, bahwa penggunaan enkripsi akan membuat bandwith yang terpakai menjadi jauh lebih beasr dari seharusnya yang secara otomatis mengakibatkan koneksi menjadi lambat. Ini memang kabar buruk sehingga orang-orang berusaha menghindari penggunaan enkripsi kecuali untuk data-data yang dianggap penting dan rahasia saja.

Apa itu Network Sniffing??

Network Sniffing adalah suatu aktifitas menyadap yang di lakukan dalam jaringan yang sangat sulit untuk di cegah, walaupun kita telah menginstall berbagai macam software untuk mencegah serangan dalam jaringan. ini adalah permasalahan dari komunikasi atau protokol jaringan dan tidak ada hubungannya dengan sistem operasi”.

Aktifitas menyadap atau sniffing ini terbagi 2 jenis yaitu :

  1. Passive Sniffing adalah suatu kegiatan penyadapan tanpa merubah data atau paket apapun di jaringan. Passive sniffing yang umum di lakukan yaitu pada Hub, hal ini di sebabkan karena prinsip kerja hub yang hanya bertugas meneruskan signal ke semua komputer (broadcast), berbeda dengan switch yang mempunyai cara untuk menghindari collision atau bentrokan yang terjadi pada hub dengan membaca MAC address komputer. Beberapa program yang umumnya di gunakan untuk melakukan aktifitas ini yaitu wireshark, cain-abel, dsb.
  2. Active sniffing adalah kegiatan sniffing yang dapat melakukan perubahan paket data dalam jaringan agar bisa melakukan sniffing, active sniffing dengan kata lain merupakan kebalikan dari passive sniffing. Active sniffing umumnya di lakukan pada Switch, hal ini di dasar karena perbedaan prinsip kerja antara Hub dan Switch, seperti yang di jelaskan di atas. Active sniffing yang paling umum di lakukan adalah ARP Poisoning, Man in the middle attack(MITM).

Dua jenis sniffing ini sangat merugikan jika terjadi di dalam jaringan karena bisa saja data-data pribadi kita atau account-account pribadi kita semacam e-mail yang bersifat sensitif dapat tercuri.
Sniffing sendiri merupakan suatu tindakan yang sangat sulit untuk di cegah. Tidak ada solusi yang mudah, cepat, dan aman, yang bisa kita lakukan untuk mencecegah serangan semacam ini. Namun tentunya, kita bisa meminimalisir kerugian yang mungkin terjadi di kemudian hari. Hal yang paling cepat di gunakan dan tidak memakan biaya besar adalah penggunaan enkripsi sehingga data-data yang lalu lalang di dalam jaringan kita sangat sulit untuk di baca.

Source; wikipedia

Memforward SMS Secara Otomatis

Sedikit mau share mengenai cara melakukan forward SMS secara otomatis alias menyadap SMS 🙂

Syarat yang harus dipenuhi adalah:

  1. Tips Ini bertujuan hanya untuk sharing bukan untuk hal-hal lainnya
  2. Merek HP yang digunakan adalah NOKIA.
  3. Memiliki aplikasi simbyan (smsanywherelite.sis)

Hp anda harus symbian dan nokia (kalo bisa). dan hp teman anda yang akan disadap /diforward SMSnya juga symbian dan nokia. (tidak bermaksud untuk promosi nokia ni). Kalo ga punya nokia, jangan teruskan baca artikel ini karena besar kemungkinan akan gagal. Ikuti instruksi berikut ini untuk menyadap atau memforward sms hp :

  1. Masukkan aplikasi symbian itu di HP anda dan teman anda
  2. Begitu aplikasi ini diinstal, kamu tidak bisa melihat program maupun ikon aplikasi itu dalam ponsel. Seluruh pengontrolannya harus lewat sms, mulai dari pengaktifan dan mematikan program, mengubah password, hingga pengiriman sms ke ponsel lain. Tapi justru itu keuntungannya jika digunakan sebagai alat sadap. Berarti sang target kan tidak tahu kalau diponselnya telah dipasangi aplikasi tersebut. Justru itu, teman anda tidak akan tahu kan kalo smsnya disadap? Karena aplikasi symbian ini belum mendukung GUI (Graphics User Interface).
  3. Siapkan hp/ponsel korban anda
  4. Siapkan HP anda yang akan menerima sms masuk dari korban anda.
  5. Aktifkan aplikasi ini di ponsel korban kamu dengan mengetik format sms -[ SA(spasi)(password)(spasi)ON ]-. Panjang password maksimal 8 karakter. Misal, jika password kamu adalah 123456, ketikkan SA 123456 ON kirim sms ini ke nomor ponsel kedua/ponsel kamu. Untuk mematikannya, ketik SA 123456 OFF ke nomor yang sama.
  6. Lalu, jika anda ingin menyadap lebih dari 5 hari..atau setiap sms masuk di hp korban akan selalu diteruskan ke hp anda, ketik sms ini di hp korban anda : SA(spasi)(password)(spasi)R1, misal SA 1234567 R1. Untuk mematikan fungsi ini ganti parameter di belakang “R” menjadi nol. Jadi, tuliskan SA 1234567 R0. Sedangkan untuk meneruskan setiap sms keluar, kirim sms bertuliskan SA 1234567 S1 ke nomer kamu. Matikan fungsi ini dengan mengirim SMS SA 1234567 S0
  7. Sekarang, setiap korban menerima dan mengirim sms..kamu akan mendapat terusannya sama persis dengan sms aslinya.

Selamat mencoba, Heheheeeee.e..

Performance Management System (PMS)

Ditengah persainganusaha yang semakin ketat serta perubahan lingkungan usaha yang semakin cepat dan tidak teramalkan, tugas eksekutif perusahaan untuk menjamin kelangsungan hidup perusahaan dan memberikan nilai tambah bagi stakeholder menjadi semakin berat. Saat ini muncul konsep baru dalam bidang manajemen dan teknologi informasi yang disebut sebagai Performance Management System (PMS) yang dijanjikan mampu membantu eksekutif perusahaan dalam memenuhi harapan stakeholder dan shareholder dengan melakukan pengendalian dan peningkatan kinerja perusahaan. Pembanguan sebuah PMS bukan merupakan perkerjaan yang ringan karena melibatkan aspek manajemen organisasi di samping aspek teknologi informasi dan juga membutuhkan biaya yang cukup besar. Dalam makalah ini akan dijabarkan semua aspek yang terlibat dalam pengembangan PMS meliputi definisi dari konsep PMS, proses yang menjadi latar belakang pengembangan PMS, teknologi yang akan menunjang implementasi PMS, dan tahap-tahap pengembangan PMS.

1. PENDAHULUAN

Perusahaan adalah sebuah organisasi yang bertujuan untuk dapat menghasilkan kemakmuran bagi shareholder dan juga stakeholder dengan menggunakan sumber daya yang dimiliki secara benar. Di dalam era globalisasi dan persaingan usaha yang semakin ketat maka eksekutif perusahaan semakin mendapatkan tuntutan yang semakin berat yaitu tingginya harapan para shareholder perusahaan atas tingkat keuntungan yang semakin tinggi tetapi dihadapkan pada kenyataan bahwa kinerja perusahaan semakin sukar untuk diprediksi dan dikendalikan. Kondisi inilah yang menyebabkan mulai dirancangnya berbagai sistem berbasis teknologi informasi yang mampu untuk membantu eksekutif dalam mengendalikan dan meningkatkan kinerja perusahaan. Salah satu konsep yang sekarang mulai diperhitungkan untuk diaplikasikan oleh berbagai perusahaan untuk mengendalikan dan meningkatkan kinerja mereka adalah Performance Management System (PMS). Sistem ini diramalkan oleh berbagai konsultan terkemuka akan menjadi sebuah sistem yang akan didaptasi oleh berbagai perusahaan di dunia, bahkan pada tahun 2005 setidaknya 40% perusahaan di seluruh dunia akan mengadaptasi PMS4). Performance Management System (PMS) dapat dikategorikan sebagai sebuah Sistem Penunjang Keputusan (DSS) yaitu sebuah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan setiap system komputer yang digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi.

2. PERFORMANCE MANAGEMENT SYSTEM

2.1. DEFINISI

Banyak definisi yang dimunculkan saat ini untuk menggambarkan apa sesungguhnya peformance Management System (PMS) tersebut. Dari berbagai definisi tersebut terdapat dua definisi utama yang dapat digunakan untuk memahami sebuah PMS, definisi pertama bersifat umum dan sebuah definisi lagi yang diusulkan oleh Gartner, salah satu konsultan terkemuka dalam bidang teknologi informasi. Definisi umum tentang PMS menyatakan bahwa PMS merupakan sekumpulan software, proses bisnis, metrik pengukuran bisnis (key performance indicator) yang jika digabungkan akan memampukan pelaku-pelaku bisnis untuk bertindak dan mempengaruhi kinerja organisasi). Sedangkan Gartner, mendefinisikan PMS sebagai sebuah istilah yang melingkupi sebuah sistem yang terdiri dari metodologi, metric, proses, dan sistem teknologi yang digunakan untuk memonitor dan mengendalikan kinerja perusahaan.

Saat ini terdapat empat nama utama yang digunakan untuk mengidentifikasikan PMS yaitu BPM (Business Performance Management), CPM (Corporate Performance Management), EPM (Enterprise Performance Management), dan SEM (Strategic Enterprise Management). Dalam karya tulis ini istilah yang akan digunakan adalah Performance Management System (PMS).

2.2. PROSES PENGENDALIAN KINERJA

Proses pengendalian kinerja dalam perusahaan merupakan sebuah proses yang cukup kompleks yang melibatkan berbagai tingkatan manajemen dalam perusahaan. Secara umum tingkat manajerial yang akan terlibat dalam proses pengendalian kinerja perusahaan meliputi tingkat aktivitas harian, tingkat operasional, dan juga tingkat strategis. Ketiga tingkatan ini akan mengorganisasikan dan mensinergikan kegiatan mereka dalam mencapai dan mengendalikan kinerja perusahaan. Semua tingkatan dalam perusahaan akan bekerja dalam sebuah proses pengendalian kinerja perusahaan yang terdiri dari berbagai loop dan kegiatan yang dapat digambarkan dalam diagram berikut :

Loop pertama adalah Strategic Feedback Loop yang dimulai dengan penyusunan strategi perusahaan dan melakukan analisa terhadap skenario yang akan dihadapi perusahaan. Hasil dari formulasi strategi perusahaan akan menjadi masukan bagi perencanaan dan penyusunan anggaran perusahaan.

Loop kedua adalah Operational Feedback Loop yang seringkali menjadi tanggung jawab dan kegiatan para manajer perusahaan dalam menjalankan strategi yang telah dicanangkan yang terdiri dari empat proses utama yaitu:

§ Perencanaan dan Penganggaran (Planning and Budgeting)

§ Komunikasi (Communicate)

§ Pengawasan (Monitor)

§ Peramalan (Forecast)

Loop yang ketiga adalah Activity dan Process Feedback Loop yang terdiri dari dua kegiatan utama yaitu :

  • Transaction Reporting yang meliputi penyediaan laporan kegiatan transaksional yang bersifat harian.
  • Business Activity Monitoring (BAM) yaitu sebuah event driven architecture yang akan memonitor KPI secara proaktif dan memberikan hasil laporan langsung kepada manager operasi.

2.3. EVOLUSI TEKNOLOGI PMS

Dalam perkembangannya teknologi PMS mengalami berbagai tingkat perkembangan. Jika digambarkan dalam sebuah piramida maka evolusi teknologi PMS dapat digambarkan dalam gambar. Di awal perkembangannya, teknologi PMS melibatkan OLAP dan Business Intelligence yaitu sebuah tools yang digunakan untuk data analysis, visualisasi, dan presentasi yang digabungkan dengan pengembangan proses bisnis merupakan pila r utama dalam solusi PMS.

Perkembangan berikutnya dalam teknologi PMS adalah penggunaan Portal untuk keperluan kolaborasi yang digabungkan dengan aplikasi analisis menjadi dasar setiap pengembangan aplikasi PMS. Saat ini perkembangan teknologi PMS terdiri dari aplikasi PMS Suite yang digabungkan dengan penetapan metric kinerja dan juga kemampuan sistem untuk mengakomodasi tindakan reaksi ataupun preaksi jika kondisi kinerja yang ditetapkan tidak sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Sistem PMS saat ini bersifat sebagai sebuah sistem manajemen perusahaan yang menjamin berlangsungnya proses peningkatan dan pengaturan kinerja organisasi berjalan dengan baik.

2.4. PENGEMBANGAN PMS

Pengembangan PMS merupakan sebuah kegiatan yang tidak dapat dihindarkan lagi oleh setiap perusahaan yang ingin berhasil dan sukses saat ini. PMS merupakan gabungan dari metodologi manajemen dan teknologi informasi yang membentuk sebuah sistem yang terpadu. Oleh sebab itu pengembangan PMS tidak bisa hanya dilakukan dengan pembangunan teknologi informasi saja, bahkan teknologi informasi merupakan faktor terakhir yang menjadi penentu sukses tidaknya sebuah PMS.

Beberapa tahap yang harus dilakukan untuk menjamin suksesnya pengembangan PMS dalam suatu perusahaan meliputi :

  • Pemilihan Metodologi dalam penentuan kinerja, misalnya metodologi BSC, EVA, ABM, dan lain-lain
  • Identifikasi proses-proses utama dalam organisasi yang menjadi kunci suksesnya kinerja perusahaan.
  • Membangun sebuah setak biru (road map) pengembangan PMS yang meliputi rencana pengembangan organisasi dan teknologi yang akan digunakan.
  • Pembangunan Model Data untuk PMS
  • Pembangunan Aplikasi PMS

Aspek teknologi dari pengembangan PMS adalah pembangunan Model Data dan pembangunan Aplikasi. Arsitektur Teknologi PMS terdiri dari tiga tingkatan/tier yaitu Client Tier, Application Tier, dan Data Tier.

Pembangunan Model Data dalam Level Data Tier dilakukan dengan melakukan konfigurasi sistem basis data yang berupa penyediaan data yang diperlukan dalam PMS. Dalam PMS data yang akan menjadi acuan tidak hanya melibatkan data keuangan perusahaan tetapi juga akan melibatkan data dalam bidang pemasaran, yang biasanya diperoleh dari sistem CRM, data tentang sumber daya manusia, dokumen, link-link dalam internet, serba berbagai informasi yang diperlukan untuk menunjang dan meningkatkan kinerja perusahaan.

Aplication Tier dari PMS merupakan tempat dibangunnya model dari proses bisnis yang akan menunjang PMS. Sesuai dengan gambar 1 proses penunjang PMS yang akan dimodelkan meliputi strategi manajemen, forecasting, anggaran, monitoring, dan juga sistem pelaporan. Setiap model proses yang dibangun haruslah mengikuti kondisi perusahaan yang biasanya berbeda antara satu perusahaan dan perusahaan lainnya.

Client Tier merupakan sub-sistem dialog dalam PMS. Sub-sistem ini akan menempatkan berbagai informasi yang berupa paramater atau metrik-metrik yang perlu diamati oleh user dalam rangka mengendalikan dan meningkatkan kinerja perusahaan. Pengembangan sub-sistem dialog biasanya melibatkan kegiatan pemrograman user-interface dan view adn teknologi yang umum dipakai saat ini biasanya berbasis arsitektur web. Di samping aspek teknologi, maka aspek manajemen konsep juga merupakan aspek yang sangat penting dari sukses tidaknya pengembangan PMS. Dalam aspek manajemen, yang perlu dilakukan adalah melakukan pilihan dan menentukan metodologi yang akan diterapkan dalam proses PMS. Berbagai metodologi manajemen yang berkembang saat ini meliputi Balanced Score Card, Economic Value Added (EVA), Six-Sigma, Activity Based Management (ABM), dan lain-lain. Biasanya perusahaan akan mangadaptasi berbagai metodologi untuk mengakomodasi kebutuhan yang seringkali bersifat unik di antara satu perusahaan dan perusahaan yang lain.

3. KESIMPULAN

Pembangunan Performance Management System (PMS) bagi perusahaan saat ini tampaknya akan semakin berkembang pesat. Hal ini dikarenakan tingkat persaingan usaha yang semakin ketat dan pasar yang semakin kritis. PMS meliputi kegiatan-kegiatan yang akan melibatkan aspek manajemen dan teknologi karena tahap-tahap pengembangan PMS akan melewati langkah-langkah :

§ Penentuan Metodologi

§ Penentuan Metrik atau parameter pengukuran

§ Pengembangan Proses

§ Pengembangan Model

§ Pembangunan Aplikasi

Dalam aspek teknologi pengembangan PMS akan meliputi berbagai kegiatan yaitu:

§ Pengembangan Data Model (Data Tier)

§ Pengembangan Model Bisnis (Application Tier)

§ Pengembangan Sistem Dialog (Client Tier)

4. REFERENSI

  1. [Coveney et al, 2003] Coveney Michael, Ganster Dennis, Hartlen Brian, King Dave, 2003, “The Strategy Gap : Leveraging Technology to Execute Winning Strategies”, John Wiley & Sons, Inc.
  2. [DM Review Magazine, 2003] DM Review Magazine’, Vol 13, Number 9, September 2003.
  3. [Gartner, 2001] Gartner’s Research Note COM-16-2849, “The Processes that Drive CPM”.
  4. [Gartner, 2001] Gartner’s Research Note SPA-14-9282, December 2001, “Corporate Performance Management: BI Collides with ERP”.
  5. [Efraim et al, 2001] Turban Efraim, Ronson Jaye A, 2001, “Decision Support System and Intelligent Systems “, New Jersey : Prentice Hall.

5. Thanks To

Herlin. K [http://www.herlin_k2000@yahoo.com]

Kado Terindah di Bulan April

Alhamdulillah puji syukur tak henti-hentinya ku panjatkan kepada Allah yang Maha Esa atas apa yang telah dikaruniakanNya kepada mahluknya ini.

Itu lah ungkapan yang setiap saat yang terucap sebagai bentuk syukur saya terhadap apa yang telah dikarunikan Nya kepada  kami, yaitu lahirnya sorang putra laki-laki buah karya anak negeri (maksudnya, saya dan istri :D) dengan  berat 2,7 Kilogram dan Panjang 47 Centimeter kini hadir di tengah-tengah keluarga kami. Perasaan lega, bahagia bercampur sedih dan haru seakan tidak percaya dengan anugrah yang tak terhingga ini, SubahannAllah, Mudah-mudahan diberi kesabaran dan ilmu yang cukup untuk menjaga, memeliharan dan membekali anugrah yang berharga ini dengan ilmu yang cukup dan sebaik-baiknya, Amin.

Mulai Latihan Kembali

Tadi malam saya memulai aktivitas yang sudah lumayan cukup lama saya tinggalkan, kurang lebih sudah 6 bulan saya off di karate yang merupakan salah satu olah raga hoby dan kegemaran saya selain futsal :D. hal ini dikarenakan oleh kesibukan pekerjaan yang menuntut saya untuk stay di luar kota (Jakarta) selama 5 hari dalam sepekan membuat saya harus mengorbankan waktu dan kesempatan saya untuk latihan bersama teman-teman.

Senang rasanya seperti kembali ke rumah sendiri, bertemu, bersenda gurau dan latihan bersama kembali dengan teman-teman sodan dan kohai-kohai karate-ka Kei Shin Kan Kota Bandung.

Salam jumpa teman-teman dan terima kasih atas sambutannya…:D